Friday, January 16, 2009

Sejarah kota Cilacap

Sebelumnya saya minta maap, saya jarang jalan-jalan berkunjung. IM2 bikin stres , bikin jengkel, bikin kesal, punya SMART sama saja setali tiga uang sama-sama leletnya malah lebih parah... apa karena gratisan ya? @tensyen. Saya posting ini karena beberapa hari yang lalu dapet request dari mas Leneng katanya cerita dong tentang Cilacap karena udah 18 th gak ke Cilacap dan kebetulan saya lahir di Cilacap tapi kurang tau sejarahnya hehe.... Jadi dengan semangat saya nyari tentang sejarah kota Cilacap dari berbagai sumber dan maap sedikit copas tapi aku tulis kok sumbernya. Soalnya saya gak tau sama sekali sejarahnya hihi... payahnya saya @sengihnampakgigi

Ok deh... aku mulai aja ya....

Gambar dari sini


Sejarahnya dimulai dari zaman kerajaan Jawa. Diawali sejak zaman Kerajaan Mataram Hindu sampai dengan Kerajaan Surakarta. Pada akhir zaman Kerajaan Majapahit (1294-1478) daerah cikal-bakal Kabupaten Cilacap terbagi dalam wilayah-wilayah Kerajaan Majapahit, Adipati Pasir Luhur dan Kerajaan Pakuan Pajajaran, yang wilayahnya membentang dari timur ke arah barat :

- Wilayah Ki Gede Ayah dan wilayah Ki Ageng Donan dibawah kekuasaan Kerajaan Majapahit.

- Wilayah Kerajaan Nusakambangan dan wilayah Adipati Pasir Luhur

- Wilayah Kerajaan Pakuan Pajajaran.

Menurut Husein Djayadiningrat, Kerajaan Hindu Pakuan Pajajaran setelah diserang oleh kerajaan Islam banten dan Cirebon jatuh pada tahun 1579, sehingga bagian timur Kerajaan Pakuan Pajajaran diserahkan kepada Kerajaan Cirebon. Oleh karena itu seluruh wilayah cikal-bakal Kabupaten Cilacap disebelah timur dibawah kekuasaan Kerajaan Islam Pajang dan sebelah barat diserahkan kepada Kerajaan Cirebon.

Kerajaan Pajang diganti dengan Kerajaan Mataram Islam yang didirikan oleh Panembahan Senopati pada tahun 1587-1755, maka daerah cikal bakal Kabupaten Cilacap yang semula di bawah kekuasaan Kerajaan Islam Pajang diserahkan kepada Kerajaan Mataram .

Pada tahun 1595 Kerajaan Mataram mengadakan ekspansi ke Kabupaten Galuh yang berada di wilayah Kerajaan Cirebon.

Menurut catatan harian Kompeni Belanda di Benteng Batavia, tanggal 21 Pebruari 1682 diterima surat yang berisi terjemahan perjalanan darat dari Citarum, sebelah utara Karawang ke Bagelen. Nama-nama yang dilalui dalam daerah cikal-bakal Kabupaten Cilacap adalah Dayeuhluhur dan Limbangan.

Kabupaten Cilacap merupakan kabupaten terluas di Jawa Tengah.
Luas wilayah : 225.360,840 Ha.

Letak Geografis :
- 108o 4 30 - 109o 30 30 Bujur Timur
- 7o 30 - 7o 45 20 Lintang Selatan.

Batas wilayah :
- Kabupaten Banyumas di utara
- Kabupaten Kebumen di timur
- Samudra Indonesia di selatan
- Propinsi Jawa Barat di barat

Kabupaten Cilacap terbagi menjadi 24 kecamatan dengan jarak terjauh dari barat ke timur 152 Km dari Dayeuhluhur ke Nusawungu, dan dari utara ke selatan 35 Km yaitu dari Cilacap ke Sampang.

Cilacap juga terdapat sebuah pulau yang terkenal dengan sebutan Pulau Nusakambangan. Letaknya di Samudera Hindia dan luasnya 121 km2. Nusakambangan adalah nama sebuah pulau di Jawa Tengah yang lebih dikenal sebagai tempat terletaknya beberapa penjara (dalam bahasa Indonesia dikenali sebagai Lembaga Pemasyarakatan (LP)) keselamatan tinggi di Indonesia. Pulau ini masuk dalam wilayah Kabupaten Cilacap. Untuk sampai ke pulau ini seseorang harus menyeberang dengan kapal feri dari Pelabuhan Lomanis di Cilacap ke Pelabuhan Pelabuhan Sodong di Pulau Nusa Kambangan Selama 35 menit. Selama dalam perjalanan antara pelabuhan Lomanis dengan Pelabuhan Sodong para penumpang ferry di di manjakan dng pemandangan, Pelabuhan Intan (Pelabuhan Pertamina), Segara Anakan, dan hutan Mangrove.

Semula terdapat sembilan LP di Nusakambangan, namun kini yang masih beroperasi hanya tinggal empat, yaitu LP Batu (dibangun 1925), LP Besi (dibangun 1929), LP Kembang Kuning (tahun 1950), dan LP Permisan (tertua, dibangun 1908). Lima lainnya, yaitu Nirbaya, Karang Tengah, Timus Buntu, Karang Anyar, dan Gleger telah ditutup. Keliatannya penjara di Nusakambangan dijaga dengan maximum security. Tapi sebetulnya tidak dijaga dengan pengamanan yg sangat ketat, hanya mungkin kondisi topografi wilayah Nusa Kambangan yg bikin angker.

Pulau Nusa Kambangan, yang berstatus sebagai cagar alam, juga merupakan habitat bagi pohon-pohon langka, namun banyak yang telah ditebang secara haram. Saat ini yang tinggal kebanyakan adalah tumbuhan perdu, nipah, dan belukar. Kayu pawlar yang hanya dapat ditemukan di pulau ini banyak dicuri karena setelah dikeringkan, mempunyai kualiti yang setara dengan kayu dari Kalimantan. Secara tradisional, penerus dinasti Mataram sering melakukan ritual di pulau ini. Nusa Kambangan juga tercatat sebagai pertahanan terakhir dari tumbuhan Wijayakusuma yang sejati.

Beberapa tahanan terkenal:

* Johnny Indo, pernah melarikan diri namun tertangkap kembali.
* Kusni Kasdut
* Pramoedya Ananta Toer
* Tommy Soeharto
* Bob Hasan
* Amrozi
* Imam Samudra
* Mukhlas

Di sebelah barat Pulau Nusa Kambangan terdapat Pulau Majeti dng Pantai Karangbandung yang berpasir putih. Di pulau ini terdapat dan bunga yang sangat langka dan hanya terdapat di pulau ini, yaitu bunga Wijayakusuma. Menurut kepercayaan bunga ini dikembangbiakan oleh keturunan Dinasti Mataram, dan menurut mitos bunga dikatakan dapat menghidupkan orang mati.

Obyek Wisata utama di Nusa Kambangan adalah Goa Ratu dengan kedalaman 4,5 km yang berujung Pantai Selatan. Dari 4,5 km kedalaman goa hanya kurang lebih 100 m yang bisa dijelajahi, selanjutnya tidak bisa dijelajahi karena kadar oksigen di goa yang tidak memungkinkan. Di dalam Goa Ratu terdapat stalakmit dan stalaktit dengan hiasan tekstur goa yang cukup indah. Selain itu di dalam goa terdapat Batu Gondho Mayit(Batu Bau Mayat) yang diyakini setiap Selasa dan Jumat Kliwon tercium bau tidak sedap. Di Goa Ratu sendiri menurut terawangan orang pintar, dihuni oleh banyak makhluk halus, sehingga hal dimanfaat oleh beberapa orang untuk bersemedi di sekitar goa ini.

Selain Goa Ratu terdapat obyek wisata lainnya, yaitu Pantai Permisan (dekat dengan Mercusuar Penjara Permisan). Pantai ini mempunyai pasir yang berwarna putih keabu-abuan dengan beberapa karang yang menghiasi dan rerumputan yang menghiasi. Di Pantai Permisan terdapat sebuah tugu komando Kopassus, dan memang daerah ini sering dipakai latihan oleh Kopassus. Menurut cerita Permisan bermakna pepisahan, di karenakan setiap orang yg masuk Penjara Permisan tidak akan kembali.

Sumber:
1. Web Kab. Cilacap
2. Wikipedia
3. Berbagai sumber.

81 comments:

  1. wah, saya jadi kangen dengan cilacap. Ternyata daerah Donan itu nama dari seseorang ya...
    Kebetulan dulu saya tinggal disana.

    ReplyDelete
  2. lalu, bagaimana dengan; kandang macan, benteng pendem, pasar siliwangi, ada ceritanya gak mbak..? Saya terkesan dengan logat bahasa Jawanya. lain dari pada yang lain diantara bahasa jawa tengah yang lainnya.
    Disanalah letak keistimewaan, dan membuat berkesan di kota cilacap. Secara psikologis, saat ini saya berada disebuah kota/kabupaten di Bali yang juga memiliki aksen/logat bahasa yang sangat berbeda dengan daerah-daerah yang lainnya di Bali. Paling tidak cenderung aneh, sedikit membuat orang nyengir ketika kita bicara. He..he..Apakabar Mendoan....tempe gembus...?

    ReplyDelete
  3. wah aku ga pernah ke Cilacap neh..heee
    thanks untuk referensinya mba..

    btw Im2 nya uda bisa ya ??

    ReplyDelete
  4. ohh ini toh daerah detailnya cilacap...baru tw..hehee..
    untung aku ga di tahan disana..hahaa..
    hihihihihi..

    blaze5.com

    ReplyDelete
  5. Ada PR buat Komandan,..
    Laporan selesai..
    Laksanakan.

    ReplyDelete
  6. U/ boykesn: hehehe... kalo semua diceritakan kapan ya selesainya.. hihihi... cilacap luas banget sih mas...

    U/ Debrian: iya nih kok lagi bersahabat udah minum obat kuat kali yak :D

    U/ Blazefive: pengin gak ditahan di sana hahaha... ntar ketemu artis koruptor :)

    ReplyDelete
  7. U/ Boykesn: kalo kandang macan menurut cerita dulu disana terdapat kandang untuk macam sirkusnya bupati Cilacap, kalo gak salah begitu. Benteng Pendem masih ada tegak berdiri, pasar Saliwangi juga masih ada. Tempe mendoan dan tempe dages mas bukan gembus, masih enak dimakan... pokoknya maknyos dehhh... hehehe...

    ReplyDelete
  8. oh, ya...Tempe Dages...ha..ha...maklum...dah 18 th...mungkin kalau kesitu lagi pasti nyasar...ha..ha...
    Ok..Tks mbak..

    ReplyDelete
  9. Bagus juga ya Cilacap...terutama pantainya jadi pengen kesana mbakyuuu....cuman soal batu gondho mayit itu sereeeemm hiiiyyy

    ReplyDelete
  10. Wah.. wah..
    Jadi pengen ke Cilacap nie..

    Ada yang mau ngajak saya jalan2 kesana gak ya? heheeee...

    ReplyDelete
  11. aih...aih..baca blognya mbak Lyla memang penuh dengan kejuta. Tau2 dapat ilmu sejarah dan geografi sekaligus. TFS

    ReplyDelete
  12. wah lengkapnya....
    saya pernah ke Nusakambangan...cari berita tentang Tomi Soeharto. Ternyata..sel nya lengkap dengan kloset duduk. Ada HP Satelit pula. Beginilah kalau orang kaya bermasalah dengan hukum. Hanya pindah tidur.

    ReplyDelete
  13. Wah lengkap sejarahnya.
    Ada sejarah tahanannya juga

    ReplyDelete
  14. lengkappp kappp kappp... kayaknya cocok nich jadi humasnya Walikota / Gubernur Cilacap heheheee..

    ReplyDelete
  15. wah...dlu msh d kandungan sih pernah tggal d cilacapnya..hehehe..

    ReplyDelete
  16. lengkap mbak...mari kita mengenal sejarah daerah2 di indonesia

    ReplyDelete
  17. wah, sering2 deh posting beginian mbak. jadi makin kenal daerah2 di negeri tercinta nih.

    ReplyDelete
  18. wah...udah bisa jadi guru sejarah nih..kapan? hehe

    ReplyDelete
  19. senengnya kotaku masuk disini hehehe....
    secara kota kelahiranku gitu loch

    ReplyDelete
  20. Cilacap ya mbak..saya pernah duluuu.. ke sana..rencananya mo penelitian di Pertamina. eh, ga jadi..malah jalan2 ke benteng apa itu yang ada dissana.. ke TPI juga..Tempat Pelelangan Ikan..

    ReplyDelete
  21. wah mba nih komplet buanget brp hari nih hunting infonya...biar makin cinta sm tanah kelahiran mba klu tahu sejarahnya

    ReplyDelete
  22. belom pernah nih ke Cilacap..
    kapan ya ..he..he..btw bagus n lengkap nih critanya..

    ReplyDelete
  23. ini kabupaten terluas di jateng to,... katanya mo dibagi-bagi...
    kayak roti aja... halah..

    ReplyDelete
  24. wah lyla komplit ya...tapi jangan tanya mengenai sejarah kota purwokerto/banyumas ya aku juga gak negrti hehhehe..emang siapa yang mau nanya juga ya..

    ReplyDelete
  25. Komen lagi ah...Oh Ya, Jeruk Legi, gombong dan pantai teluk penyu-nya gimana kabarnya mbak..?
    Pernah ada berita tentang sunami di Teluk Penyu..? Benar gk ya.....
    saya masih ingat masih ada gak "ketek semen-ketek semen" istilah orang-orang yang suka menjarah semen ? Ha..ha...kadang ngeri juga....banyak tukang palak juga disana..

    ReplyDelete
  26. oh...iih...eh....gitu ya, hehe...

    tambah ilmu deh, maklum gak tau sejarahnya...
    makasih ya mbak lyla..

    ReplyDelete
  27. semoga saya tidak termasuk kandidatpenghuni tahanan terkenalyak...hehehe

    ReplyDelete
  28. saya pernah beberapa bulan ada job di sekda cilacap.... :)

    ReplyDelete
  29. Aku aja baru sekali lho ke Cilacap, ya ke Teluk Penyu itu, pas jaman KKN di Purbalingga, semua mbolos ke sana he..he..he..

    ReplyDelete
  30. berarti cilacap didirikan oleh beberapa raja,mungkin mbak lyla keturuna salah satu dari mereka,selamat :D

    ReplyDelete
  31. Dari namanya saja sudah unik Mbak. Cilacap..., seperti nama tempat di Jawa Barat yang kebanyakan berawalan Ci, seperti Cilegon, Cibinong, Cikampek, Cisarua, Cibaduyut, Cihampelas...
    Jangan2 Cilacap itu dulunya kota di Jawa Barat yang terbawa Puting Beliung ya...

    ReplyDelete
  32. Wah.... lengkap neh infonya... kapan ya saya bisa maen ke Cilacap, kayanya menarik tuh tempat2 yg bisa dikunjungin...

    ReplyDelete
  33. Aduh Mba' Lyla... budhe jadi kangen banget ma Cilacap...simbah ada di Jeruklegi.
    Lengkap banget nich data tentang Cilacap.. bangga yach..tempatnya indah..trus lagi punya industri pertambangan.Dan.. ada lokasi buangan napi kelas berat he..

    Ci itu brati perairan ya Mba' Lyla..

    ReplyDelete
  34. Baca ceritanya aja udah menarik, apalagi berkunjung kesana ya'....Sepertinya banyak sekali tempat yang bisa dikunjungi buat berliburan disana.

    ReplyDelete
  35. beeeuhh..ada bakat jadi tour guide kyoknya mbak.. hihihihi cilacap oyeee...

    aniwey koneksi bikin stressss...
    cuaca ngaruh banged keknya.

    ReplyDelete
  36. U/ Boykesn: kalo gombong itu jauh mas dari cilacap, gombong udah bukan kabupaten cilacap, iya wkt ada tsunami sempat daerah pesisir laut kena dampaknya tp itu yang pesisir laut dekat Srandil di kroya mas. bukan di pesisir laut cilacap kota, kalo pesisir laut cilacap kota alhamdulillah ketutupan Nusakambangan jadi alhamdulillah gak kenapa2

    ReplyDelete
  37. wah artikel bagus nie mbak, jadi sedikit banyak tau sejarahnya kota Cilacap yg selama ini saya taunya cilacap identik sama nusa kambangan ajah..

    *sorry mbak Lyla baru mampir, lagi... mmmh.. ya gitu deh, hehehe..

    ReplyDelete
  38. Saya punya sodara di Majenang, deket2 situ aja kan..yang jelas udah sama2 ngapaknya..kaya kiye kabare rika?

    ReplyDelete
  39. hmm, gitu toh sejarahnya
    nice info mbak

    ReplyDelete
  40. udah update bu komandan, laporan selesai...

    cilacap...andai aku bisa kesana sumdei...kayaknya indah betull ya..

    ada pe er sama award ya..kalo ga sibuk dikerjakan..ini kopral kok nyuruh bu komandan heheheh kabuuur...

    ReplyDelete
  41. Oooohh jadi gitu toh sejarahnya kota Cilacap :)

    ReplyDelete
  42. ngomong2 indosat emang ancur sekarang. lebih tepatnya sejak diluncurkan program IM2. saya yang notabene pemakai indosat unlimited jadi terimbas

    ReplyDelete
  43. Kota Cilacap ...keren
    jadi teringat teman cilacap yang sekarang berKERJA di qatar
    namanya JOKO

    ReplyDelete
  44. wah mbak banyak juga wawasannya tentang sejarah... boleh dong saling tukar informasi... he..he..

    ReplyDelete
  45. wuuueh..panajng amat..
    makalah sejarah neh mbak..?
    mending kasi tahu sejarah idup mbak Lyla..hehehe

    ReplyDelete
  46. wah...liat pantainya jd inget kampung..
    mamaaaaaa.dah 12 taon gk mudik nih..
    cilacap jd penawarnya ternyata..
    matur nuuhun deh

    Yup !

    sama speedy jg lg mumet.:D/

    ReplyDelete
  47. besok ulangan sejarah nih... pas banget postingannya, hehe...

    ReplyDelete
  48. wkekeke Achiles baru tau kalo nusakambangan itu di daerah cilacap...dasar..thanks mbak infonya..

    ReplyDelete
  49. terima kasih ahli sejarahwati...he2. lumayan buat nambah memory otak

    ReplyDelete
  50. sama nih IM2 saya juga lemot akhir ini..

    ReplyDelete
  51. saya dulu suka ke tempat wisata Batu Raden..itu di cilacap ya mbak ya? trus kalo gak salah yang platnya 'R' khan..?

    ReplyDelete
  52. Kunjungan Blog Regedit, Artikelnya bagus apalagi kata-katanya menarik menambah wawasan dan pengalaman saya trims ya…lanjutkan artikelnya saya tunggu. O iya… Boleh saya minta komentar dari teman untuk artikel di blog saya? Kalau Boleh Kunjungi blog saya ya hari ini saya baru posting artikel tolong komentarnya kalau bisa komentarnya berkaitan dengan artikel yang di pilih teman. Ini alamatnya : http://regedit.blog.telkomspeedy.com/ terima kasih banyak

    ReplyDelete
  53. yak taunya cilacap cuma teluk penyu ama nusakambangan doang... wakakaka

    itu juga dicritain orang..

    ReplyDelete
  54. wah jadi ada panduan klo mau pergi ke cilacap neh ;)

    ReplyDelete
  55. Keren mbak pembahasannya, jadi tambah ilmu niy.. Tengkyuuuu... Kapan2 saya kepengen jalan2 ke Cilacap deh jadinya..

    ReplyDelete
  56. aku mau petik bunga wijaya kusuma nih, katanya bikin awet muda dan sehat, hehe.he.he., gimana mbak??

    ReplyDelete
  57. duh makasih infonya mbak lyl...kalo mudik ke jogya cuma lewat aja sih dari wangon trus bablas..ga nyangka ternyata ada tempat2 yg layak dikunjungi tho..ngertinya nusakambangan doang..

    ReplyDelete
  58. U/ Wiranti: hehehe... masa sih bunga wijayakusuma bikin awet muda?

    U/ Gdenarayana: ah... ke Jogja aja gak berani masa berani ke Cilacap, kan lebih jauh dari Jogja, takut nyasar tuh... weks...

    U/ bunda: ayooo... kalo mudik jgn bablas tp belok ke Cilacap hehe... banyak ikan asin lho...

    U/ Boyin: Baturaden itu ikuta Purwokerto bukan Cilacap, plat nomer "R" itu karena karisidenan nya sama2 Banyumas meliputi Purwokerto dan Cilacap setahu saya begitu.

    ReplyDelete
  59. U/ Tyas dan U/ Septian: ayoo... belajar besok ulangan, kalo gak belajar gak naik kelas hehehe...

    U/ Bagus Pras: namanya juga orang kaya di penjara ya tempatnya dah kaya hotel berbintang 5, maklum banyak uang...

    U/ Jerova: walah kita sedaerah ternyata ya... sama-sama dari Cilacap hehe...

    U/ tukang Nggunem: waduh... saya jauh sekali dari Majenang... saya tinggal di Cilacap kotanya hehe... gaya dikit :D

    ReplyDelete
  60. Busyet..lengkap banget jeng? Ampe Amrozy cs diikutin dalam profil Kota Cilacap...

    ReplyDelete
  61. tapi sekarang teluk penyu jadi jelek... nggak asri lagi kaya dulu

    ReplyDelete
  62. walopun belum pernah ke Cilacap.. tapi bagus juga tuh artikelnya mbak...

    ReplyDelete
  63. Ini nih yang namanya cinta tanah air + membudayakan kota kelahiran. Banyak banget loh yang masih ga tau tentang sejarah kota kelahirannya... (termasuk aku heheheh)... sep banget...

    ReplyDelete
  64. letaknya di Jateng..tapi pake ci..(*cai)..knapa yaahh?
    btw dq pernah tuh maen ke nusakambangan dari cilacap, naek prahu ngelewatin segara anakan..
    kangen deh mbak, pengen ke sana lagii

    ReplyDelete
  65. Mbak Lyla, dulu ngajar sejarah ya hi...hi..hi..yang aku inget wkt ke cilacap itu hanya 1, pentol baksonya mekar kyk bunga hehehe (ga nyambung mode on)

    ReplyDelete
  66. Wah klo gt aku ga jd pake IM2 klo gt

    Aku blm pernah ke cilacap, makasih bwt ceritanya ya mbak...

    ReplyDelete
  67. sekali-kalinya ke Cilacap waktu kamu nikah sama Agil...he..he..

    ReplyDelete
  68. sesama blogger cilacap: comment ah....

    ReplyDelete
  69. duduk dulu ah sambil ndengerin mbak lyla bercerita..

    ReplyDelete